Alloh subhanahu ta'ala berfirman : "Hai orang2 yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras yang tidak durhaka kepada Alloh terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan" (Qs At Tahrim 6)

Ibnu Abbas berkata ketika menafsirkan ayat ini, "Berbuatlah ketaatan kepada Alloh dan jauhi kemaksiatan, perintahkan kepada keluarga kalian untuk mempelajari al qur'an dan mengamalkannya niscaya Alloh akan menyelamatkan mereka dari api neraka"

Qotadah berkata "Perintahkanlah kepada keluarga kalian agar bertaqwa kepada Alloh, cegahlah mereka dari kemaksiatan, Pimpin mereka untuk melaksanakan perintah Alloh dan perintahkan mereka agar menjalankan perintahNya dan bantulah, jika kalian melihat mereka bermaksiat segera kalian peringatkan dan cegahlah"

Wajib bagi setiap muslim untuk mengajarkan keluarganya apa-apa yang diwajibkan oleh Alloh dan apa-apa yang dilarang (guna di jauhi)' (Tafsir Qur'anil Adzimi oleh AlHafidz Ibu Katsir 7/133)

Ayat dia atas merupakan dasar pendidikan dan pengajaran terhadap keluarga, Adalah kewajiban bagi setiap pemimpin keluarga untuk mendidik dan membimbing anggota keluarganya, Seorang suami tidak hanya di tuntut untuk memenuhi nafkah istrinya saja, tetapi ia juga dituntut untuk membimbing istrinya sehingga terhindar dari perbuatan maksiat, begitu pula terhadap anak-anaknya.

Rasululloh shallallahu alaihi wassalam bersabda "Kalian semua adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kalian pimpin, Seorang kepala negara adalah pemimpin, dia akan dimintai pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya (Hr Bukhari no 893 dan muslim no 18296 dari Abdulloh bin umar)

Tegasnya para suami dan orangtua akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Alloh tentang istri dan anaknya.
Rasululloh memperingatkan dengan keras kepada suami dan orangtua yang bersikap tidak peduli atau menutup mata terhadap kemaksiatan yang dilakukan kelurganya.

Kepada mereka beliau bersabda "Tiga golongan yang Alloh haramkan surga atas mereka yaitu Peminum Khamar, orang yang durhaka kepada orangtuanya dan dayyuts (orang yang membiarkan kemaksiatan didalam keluarganya)" (Hr Bukhari didalam fathul Baari 8/45 dari Abdulloh bin Umar)

Begitu pentingnya pendidikan keluarga dalam islam, sampai-sampai Rasululloh memberitahukan bahwasanya Alloh mengharamkan orang-orang yang dayyuts (para dayyuts) untuk masuk surga, yang lebih memprihatinkan lagi, diyatsyah ini justru mewabah dimana-mana, Hampir kebanyakan orang tua dan suami terkena penyakit ini

Para suami membiarkan istri-istrinya keluar rumah dengan tidak menutup aurat, pada orang tua tidak peduli terhadap pergaulan putra-putrinya dengan lawan jenis yang bukan mahrom dan membiarkan anaknya terutama yang perempuan (yang sudah baligh) memakai pakaian ketat yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang tidak selayaknya di pakai oleh seorang muslimah.

Rasululloh telah bersabda "Ada dua kelompok yang termasuk ahli neraka yang belum pernah aku lihat yaitu suatu kelompok yang memilki cambuk seperti ekor sapi, mereka memukuli manusia dengan cambuknya dan wanita yang berpakaian tapi telanjang yang bergaya ketika berjalan karena ingin diperhatikan orang lain, Kepala mereka seperti punuk onta yang berleher panjang, Mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium bau surga, padahal bau surga tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian (Hr Muslim no 3971, Ahmad no 8311 dan Imam Malik no 1421)

Dan termasuk diyatsah yang kebanyakan kaum muslimin menutup mata akan hal ini yaitu membiarkan ada gambar-gambar yang tidak selayaknya dilihat (gambar porno) dirumahnya dan membiarkan menonton film-film yang merusak akhlak.

Didalam membina kehidupan keluarga yang di ridhai Alloh, ajarkanlah kepada mereka dienul islam dan perintahkanlah kepada mereka untuk selalu bertaqwa kepada Alloh subhanahu wata'ala dengan melaksanakan segala PerintahNya dan menjauhi segala larangannya
Bimbing mereka sesuai dengan sunnah Rasululloh shallahualaihi wassalam karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasululloh, memerintahkan serta mencontohkan kapada mereka hadir di masjid untuk shalat berjamaah, membaca alqur'an dan apabila mereka melakukan kesalahan, nasehatilah dengan lembut dan penuh kasih sayang

Inilah di antara peringatan Alloh azza wa jalla kepada kaum muslimin agar senantiasa menjaga diri dan keluarganya dari api nereka. karena neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali....wallahu alam

Sumber: Risalah Da'wah Naashirus sunnah "Upaya Meniti Sunnah"
Ponpes Naashirus sunnah Indramayu