Posts from the ‘Artikel Kesehatan’ Category

Diare dan Upaya Pencegahannya

Diare atau mencret, merupa-kan penyakit yang sudah dikenal oleh semua orang. Penyakit ini mudah dikenali, karena gejalanya sangat jelas yaitu, buang air besar yang lebih sering dari biasanya, dengan tinja yang lembek sampai cair. Kemudian penderita akan merasa lemas, perut sakit/ mules, terkadang disertai pula dengan mual dan muntah, panas, serta sakit kepala. Bahkan ada pula yang diarenya kemudian bercampur darah dan lendir.

Di negara berkembang, diare masih merupakan penyakit yang sangat sering terjadi, khususnya pada balita. Secara keseluruhan, rata-rata mengalami 3 kali episode diare per tahun. Bahkan di beberapa daerah dapat lebih dari 9 kali per tahun. Jadi tidak mengherankan bila masyarakat sudah sangat mengenal penyakit ini. Menurut Depkes, di Indonesia setiap anak mengalami diare rata-rata 1 sampai 2 kali setahun.

Diare merupakan salah satu penyebab dari kekurangan gizi.
Hal ini disebabkan adanya anoreksia (tidak ada nafsu makan) pada penderita, dan kemampuan tubuh untuk menyerap sari makanan berkurang. Padahal, sebetulnya saat orang sedang menderita diare justru kebutuhan sari makanan meningkat dikarenakan adanya infeksi. Perlu diketahui, setiap episode diare akan menyebabkan kekurangan gizi, sehingga bila episode diare berkepanjangan, maka akan sangat berdampak pada status gizinya, yang tentu saja akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Baca lebih lanjut…

Iklan

PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR

Sekitar kurang lebih 3-4 bulan yang lalu..ketika subuh hari hendak mandi dengan menggunakan campuran air hangat...istri saya bagian kakinya (pada telapak dan punggung kakinya) tersiram air panas yang mendidih yang baru diangkat dari kompor.....

Melihat hal itu (istri saya dalam keadaan meringis kesakitan)..saya langsung mengambil air didalam baskom lalu merendam kaki istri saya kurang lebih 15 menit, kemudian diangkat...istri saya masih merasa kesakitan..kemudian saya rendam kembali dengan air yang baru dibaskom (kurang lebih 15 menit)..sampai 3-4x saya merendamnya....setelah itu saya olesi dengan zalp bioplancenton...
Alhamdulillah keesokan harinya...kaki istri saya tidak mengalami kelepuhan...hanya ada semacam kulit tipis yang yang terkelupas dan sedikit bewarna kehitaman..dan keesokan harinya Alhamdulillah kembali normal tanpa ada terlihat bekas terkena air panas..

Mudah-mudahan ini cara ini dapat menjadi acuan bagi pembaca sekalian ketika mengalami kejadian seperti ini..dan saya juga tambahkan artikel yang saya ambil dari situs-situs kesehatan..Mudah-mudahan bermanfaat..

PERTOLONGAN PERTAMA LUKA BAKAR
(diadaptasi dari Buklet "Pertolongan Pertama dalam Menghadapi Keadaan Gawat Darurat", Isti Sunaryo)

Delapan puluh persen kecelakaan yang menyebabkan luka bakar terjadi dirumah. Dan siapa yang lebih banyak menjadi korban? Ternyata anak-anak. Entah karena terkena air panas, tumpahan kuah sayur, kopi, lidah api dan lain sebagainya. Baca lebih lanjut…